saluran
distribusi adalah sekelompok perusahaan atau perseorangan yang memiliki hak
pemilikan atas produk atau membantu memindahkan hak pemilikan produk atau jasa
ketika akan dipindahkan dari produsen ke konsumen (kotler. 2008). saluran
distribusi merupakan suatu struktur organisasi dalam perusahaan dan luar
perusahaan yang terdiri dari agen, dealer, pedagang besar dan pengecer, melalui
sebuah komoditi, produk atau jasa yang dipasarkan.
Proses
penyaluaran produk sampai kepada pembeli akhir dapat panjang ataupun pendek,
sesuai dengan kebijaksanaan saluran distribusi yang diterapkan oleh
masing-masing perusahaan. Untuk itu, setiap perusahaan hendaknya dapat
menentukan mata rantai yang paling tepat untuk keefektifaan penjualan. Dalam aspek ini tidak sedikit
perusahaan yang menggunakan beberapa kombinasi saluran distribusi untuk
mencapai segmen pasar yang berbeda. Selaku penyedia jasa reparasi kendaraan
bermotor, bengkel Pulau Datuk untuk dapat menyampaikan produknya ke konsumen atau pasar, Bengkel ini
menerapkan beberapa kombinasi distribusi.
Saluran
distribusi yang kami terpkan sebagai berikut:
1. Saluran
langsung
Perusahaan menjual barang yang
dijual melalui tempat usaha atau toko usaha. Konsumen dapat melakukan transaksi
langsung, mendatangi dan membeli jasa dan produk yang ada.
Contoh: Pembalian pelumas mesin
sekaligus jasa pengantiannya. Pembelian spare part dan jasa pemasangannya.
2. Saluran satu tingkat (one level channel)
Terdapat
satu perantara pemasaran diantara produsen dan konsumen. Para retailer, pemilik
bengkel rumahan, agen dapat membeli dengan jumlah yang besar dengan batasan
jumlah tertentu berdasarkan harga yang bebeda dengan konsumen langsung.harga
yang lebih murah serta adanya potongan pembelian.
Contoh:
bengkel-bengkel rumahan dapat membeli spare part dengan jumlah yang lebih
banyak serta harga yang lebih murah dari pembeli langsung.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar