Senin, 16 Mei 2016

STRATEGI DISTRIBUSI JASA



saluran distribusi adalah sekelompok perusahaan atau perseorangan yang memiliki hak pemilikan atas produk atau membantu memindahkan hak pemilikan produk atau jasa ketika akan dipindahkan dari produsen ke konsumen (kotler. 2008). saluran distribusi merupakan suatu struktur organisasi dalam perusahaan dan luar perusahaan yang terdiri dari agen, dealer, pedagang besar dan pengecer, melalui sebuah komoditi, produk atau jasa yang dipasarkan.

            Proses penyaluaran produk sampai kepada pembeli akhir dapat panjang ataupun pendek, sesuai dengan kebijaksanaan saluran distribusi yang diterapkan oleh masing-masing perusahaan. Untuk itu, setiap perusahaan hendaknya dapat menentukan mata rantai yang paling tepat untuk keefektifaan  penjualan. Dalam aspek ini tidak sedikit perusahaan yang menggunakan beberapa kombinasi saluran distribusi untuk mencapai segmen pasar yang berbeda. Selaku penyedia jasa reparasi kendaraan bermotor, bengkel Pulau Datuk untuk dapat menyampaikan produknya  ke konsumen atau pasar, Bengkel ini menerapkan beberapa kombinasi distribusi.
            Saluran distribusi yang kami terpkan sebagai berikut:
1.      Saluran langsung
Perusahaan menjual barang yang dijual melalui tempat usaha atau toko usaha. Konsumen dapat melakukan transaksi langsung, mendatangi dan membeli jasa dan produk yang ada.
Contoh: Pembalian pelumas mesin sekaligus jasa pengantiannya. Pembelian spare part dan jasa pemasangannya.
2.      Saluran satu tingkat (one level channel)
Terdapat satu perantara pemasaran diantara produsen dan konsumen. Para retailer, pemilik bengkel rumahan, agen dapat membeli dengan jumlah yang besar dengan batasan jumlah tertentu berdasarkan harga yang bebeda dengan konsumen langsung.harga yang lebih murah serta adanya potongan pembelian.
Contoh: bengkel-bengkel rumahan dapat membeli spare part dengan jumlah yang lebih banyak serta harga yang lebih murah dari pembeli langsung.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar